FGD: Data & AI for Financial Sector
avatar
DAMA Indonesia Jakarta
Memuat...

Deskripsi

Sektor keuangan Indonesia sedang mengalami transformasi digital yang pesat, didorong oleh kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Perbankan, asuransi, pasar modal, dan fintech menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam mengelola data yang jumlahnya terus meningkat. Data kini menjadi aset strategis yang menentukan daya saing dan keberlangsungan bisnis di era ekonomi digital.

Sektor keuangan Indonesia menunjukkan kinerja yang solid dan kondisi yang sehat. Intermediasi keuangan berjalan optimal, efisiensi operasional terus ditingkatkan, dan tingkat profitabilitas tetap terjaga. Hal ini mencerminkan daya tahan industri terhadap dinamika ekonomi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan. Pertumbuhan ini menghasilkan jejak data yang sangat besar, mencakup transaksi, profil pelanggan, manajemen risiko, hingga kepatuhan regulasi. Dengan volume data yang terus meningkat, pengelolaan data yang efektif menjadi kunci untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi, meningkatkan efisiensi, dan menjaga daya saing di era digital.

Sektor keuangan memiliki karakteristik unik dalam pengelolaan data: tingkat sensitivitas yang tinggi, regulasi yang ketat, dan kebutuhan pemrosesan secara real-time. Ada beberapa faktor yang mendorong urgensi pengelolaan data dan penerapan AI di sektor keuangan Indonesia, antara lain:

  1. Kepatuhan Regulasi
    Lembaga keuangan wajib mematuhi berbagai aturan terkait data, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), peraturan OJK tentang tata kelola data, serta standar internasional seperti Basel untuk manajemen risiko. Implementasi tata kelola data yang baik menjadi fondasi kepatuhan terhadap regulasi ini.
  1. Deteksi Fraud dan Manajemen Risiko
    Kejahatan keuangan seperti pencucian uang, penipuan, dan serangan siber semakin canggih. AI dan machine learning efektif dalam mendeteksi anomali dan pola mencurigakan secara real-time, sehingga meningkatkan kemampuan mitigasi risiko.
  1. Personalisasi Layanan
    Persaingan semakin ketat dengan hadirnya bank digital dan fintech. Analisis data nasabah untuk memberikan layanan yang personal dan relevan menjadi faktor pembeda utama dalam memenangkan pasar.
  1. Efisiensi Operasional
    Otomatisasi proses bisnis melalui AI, seperti penilaian kredit, chatbot layanan pelanggan, dan pemrosesan dokumen, dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya secara signifikan.
  1. Inklusi Keuangan
    Indonesia menargetkan peningkatan inklusi keuangan. AI dapat membantu menjangkau masyarakat yang belum terlayani melalui alternatif penilaian kredit berbasis data non-tradisional dan layanan digital yang lebih mudah diakses.

Transformasi digital di sektor keuangan membawa peluang besar, tetapi juga memunculkan tantangan yang kompleks dalam pengelolaan data. Volume data yang terus meningkat, ditambah dengan tuntutan regulasi dan ekspektasi nasabah, membuat pengelolaan data bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan faktor strategis yang menentukan daya saing.


Maps Lokasi
Jakarta Daerah Khusus Ibukota Jakarta, DKI Jakarta

Share With Friends

calendar
Rabu, 28 Januari 2026
15.00 - 18.00 WIB
location
Jakarta
Lihat lokasi
price
Gratis